Detail Cantuman Kembali
fenomena upwelling di perairan kaimana papua barat
Perairan Kaimana merupakan bagian dari di Laut Arafuru diduga memiliki potensi upwelling. Daerah upwelling ditandai dengan massa air yang memiliki temperatur yang lebih dingin, selain itu salinitas dan klorofil yang lebih tinggi dibandingkan daerah sekitarnya. Identifikasi fenomena upwelling dapat dilakukan dengan menggunakan faktor meteorologi, oseanografi dan perikanan. Faktor meteorologi yaitu angin, faktor oseanografi yang digunakan antara lain yaitu temperatur permukaan (sst), salinitas, klorofil dan arus. Lokasi penelitian terletak di Perairan Kaimana dan diolah menggunakan metode ststistika deskripsi berdasarkan periode bulanan selama 2016-2017. Berdasarkan hasil yang telah dianalisis parameter met-ocean terjadi musiman, puncak musim barat pada Februari 2017. Temperatur permukaan laut, salinitas dan klorofil masing- masing bernilai 29,06 °C, 34,13 psu dan 0,46 mg/l. Kecepatan arus dan angin saat Februari mencapai 2,67 m/s dan 3,27 m//s. Periode musim timur menunjukan fenomena upwelling. Temperatur permukaan laut, salinitas dan klorofil masing - masing bernilai 25,79 °C, 33,55 psu dan 0,89 mg/l yang terjadi saat Agustus.
Engelberth Yunus Marien - Personal Name
Supriyatno Widagdo, S.T., M.Si. - Personal Name
Dr. Viv Djanat Prasita, M.App.Sc. - Personal Name
Supriyatno Widagdo, S.T., M.Si. - Personal Name
Dr. Viv Djanat Prasita, M.App.Sc. - Personal Name
624.19.15 Eng f
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2019
Surabaya
xv, 78 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







